Bungko News – Jakarta – Kabar mengenai pendanaan gaji puluhan ribu manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi topik hangat di kalangan aparatur desa dan khalayak umum.
Isu yang berkembang menyebutkan bahwa gaji para manajer ini akan ditanggung penuh oleh Negara melalui APBN selama dua tahun pertama.
Terkait hal ini, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara untuk memberikan klarifikasi sekaligus jaminan bahwa kas negara aman dari potensi kebocoran.
1. Apakah Negara Benar-Benar Menanggung Gaji?
Ya, namun bersifat sementara. Pemerintah memastikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan menanggung gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih untuk periode dua tahun pertama .
Kepastian ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Askolani, yang mengungkapkan bahwa skema tersebut telah dibahas lintas kementerian.
APBN juga akan menanggung biaya proses rekrutmen yang melibatkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian PANRB .
2. Uangnya dari Mana? APBN Siap Tanpa Menambah Utang Baru
Pertanyaan besar mengenai sumber pendanaan telah dijawab tegas oleh Menkeu Purbaya.
Ia memastikan bahwa kebijakan ini tidak akan menambah defisit APBN atau utang negara baru.
Purbaya menjelaskan bahwa anggaran untuk gaji para manajer akan diambil dari sisa anggaran program Kopdes Merah Putih yang belum terserap optimal di tahun-tahun sebelumnya .
“Gini, itu kan Kopdes Merah Putih kan setahunnya dijatahkan berapa. Itu belum terbentuk semua kan? Di situ masih ada lebih uang yang bisa dipakai ke situ untuk sementara. Itu kan hanya dua tahun ke depan. Jadi, uangnya ada,” tegas Purbaya di kantornya, Jakarta, Senin (4/5/2026) .
Dengan kata lain, pemerintah hanya memanfaatkan efisiensi dan realokasi anggaran internal Kementerian/Lembaga terkait, bukan mencari sumber pendanaan baru yang berisiko membebani fiskal.
3. Jaminan Kas Negara Aman: Menteri Purbaya dan Sistem Pengawasan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan garansi penuh bahwa kas negara aman dari kebocoran dalam pelaksanaan program ini.
Keyakinan ini tidak lepas dari sistem pengawasan keuangan yang ketat yang selama ini diterapkan Kementerian Keuangan.
Keyakinan terhadap kemampuan Purbaya menjaga stabilitas fiskal bahkan disoroti oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dalam acara peresmian Kopdes Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur (16/5/2026), Presiden Prabowo menyatakan bahwa selama Purbaya masih bisa tersenyum, kondisi keuangan negara dapat dianggap aman .