*Kategori khusus

Potensi Total Bantuan

Beberapa KPM melaporkan telah menerima pencairan gabungan antara BPNT dan PKH sesuai komponen bantuan yang tercatat dalam data kepesertaan masing-masing.

Sebagai contoh, keluarga dengan komponen ibu hamil (Rp750.000) ditambah BPNT (Rp600.000) akan menerima total Rp1.350.000.

Kriteria Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026

Berdasarkan aturan terbaru, pemerintah telah melakukan penataan ulang kepesertaan bansos dengan regulasi Keputusan Menteri Sosial Nomor 22 HUK tahun 2026 tentang peringkat kesejahteraan keluarga untuk penyaluran bansos.

Prioritas penerima bansos PKH dan BPNT tahun 2026 adalah kelompok:

Desil Kategori Status Prioritas 2026
Desil 1 Sangat Miskin ? Prioritas Utama
Desil 2 Miskin ? Prioritas Tinggi
Desil 3 Hampir Miskin ? Prioritas Sedang
Desil 4 Rentan Miskin ? Prioritas Rendah
Desil 5 Meningkat kesejahteraan Tidak layak PKH & BPNT

KPM yang masuk ke dalam klaster Desil 5 secara otomatis dinyatakan tidak layak lagi menerima dana PKH maupun BPNT, dan haknya hanya dialihkan untuk jaminan kesehatan gratis PBI-JK (BPJS Kesehatan Gratis).

Selain itu, terdapat 475.821 keluarga sebagai penerima baru bansos PKH dan BPNT untuk penyaluran triwulan II tahun 2026.

Penambahan tersebut berasal dari berbagai sumber usulan, mulai dari pemerintah desa, dinas sosial daerah, hingga masyarakat yang mengajukan diri melalui aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos.

Sementara itu, sejumlah penerima lama juga dicoret dari daftar karena berbagai alasan, seperti kondisi ekonomi dianggap sudah membaik, penerima meninggal dunia, atau terdata sebagai ASN, anggota TNI/Polri.

Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT via Link Resmi

? Metode 1: Melalui Situs cekbansos.kemensos.go.id (via Browser)

Pengecekan di situs ini tidak memerlukan registrasi akun dan bisa dilakukan langsung dengan NIK.

Langkah-langkah:

  1. Buka browser di HP atau komputer Anda.

  2. Akses link resmi: cekbansos.kemensos.go.id.

  3. Masukkan alamat lengkap tempat tinggal (Provinsi ? Kabupaten/Kota ? Kecamatan ? Desa/Kelurahan).

  4. Masukkan nama lengkap sesuai KTP.

  5. Isi kode captcha yang muncul. Jika kurang jelas, klik icon untuk mendapatkan kode baru.

  6. Klik tombol "CARI DATA".

Hasil yang akan muncul:

  • Nama penerima

  • Jenis bantuan sosial

  • Status pencairan ("YA" atau "TIDAK")

  • Periode penyaluran bansos

Tanda bantuan sudah cair: munculnya status pencairan "YA" saat melakukan pengecekan.

? Metode 2: Melalui Aplikasi "Cek Bansos"

Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis di Play Store (Android) atau App Store (iOS).

Langkah-langkah:

  1. Unduh aplikasi "Cek Bansos" dari toko aplikasi resmi.

  2. Untuk pengguna baru: Pilih "Buat Akun", lengkapi semua data diri (nama lengkap, NIK, alamat, email, password), lalu unggah swafoto (selfie) dan foto KTP.