Di sisi lain, pemerintah juga mencoret sejumlah penerima yang tidak lagi memenuhi syarat karena berbagai alasan, seperti kondisi ekonomi keluarga yang berubah, penerima meninggal dunia, atau hasil pencocokan data yang menunjukkan tidak lagi memenuhi kriteria.
3. Status Administratif
Secara administratif, calon penerima wajib:
-
Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI)
-
Memiliki KTP elektronik aktif dan Kartu Keluarga (KK)
-
Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau DTSEN
-
Bukan ASN, anggota TNI, Polri, atau pegawai BUMN (kecuali dalam kondisi khusus)
4. Munculnya Status SI dalam Sistem
Jika nama Anda muncul dalam sistem dengan status Standing Instruction (SI), itu berarti bantuan sedang dalam proses penyaluran.
Status SI menandakan bahwa bank penyalur telah menerima instruksi resmi untuk melakukan pemindahan dana secara massal ke rekening KKS.
Rincian Nominal Bantuan yang Cair Juni 2026
Besaran bantuan yang diterima setiap KPM berbeda-beda, tergantung komponen keluarga dalam PKH serta jenis bantuan yang diterima.
Berikut rinciannya:
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) / Kartu Sembako
BPNT disalurkan dengan skema Rp200.000 per bulan.
Karena pencairan dilakukan per triwulan (tiga bulan sekaligus), total bantuan yang diterima KPM dalam satu tahap adalah Rp600.000 untuk periode April–Juni 2026.
Program Keluarga Harapan (PKH) – Rincian per Komponen
Bantuan PKH diberikan setiap tiga bulan dengan nominal yang berbeda sesuai kategori penerima:
| Komponen Penerima PKH | Nominal per Tahap (3 bulan) | Nominal per Tahun |
|---|---|---|
| Ibu Hamil / Nifas | Rp750.000 | Rp3.000.000 |
| Anak Usia Dini (0–6 tahun) | Rp750.000 | Rp3.000.000 |
| Siswa SD / sederajat | Rp225.000 | Rp900.000 |
| Siswa SMP / sederajat | Rp375.000 | Rp1.500.000 |
| Siswa SMA / sederajat | Rp500.000 | Rp2.000.000 |
| Lansia (70 tahun ke atas) | Rp600.000 | Rp2.400.000 |
| Penyandang Disabilitas Berat | Rp600.000 | Rp2.400.000 |
Ilustrasi Total Bantuan per KPM
Karena satu keluarga dapat menerima lebih dari satu komponen PKH (maksimal empat orang), total nominal yang diterima bervariasi.
Sebagai contoh:
-
Keluarga dengan 1 komponen ibu hamil + BPNT: Rp750.000 + Rp600.000 = Rp1.350.000
-
Keluarga dengan 1 komponen lansia + BPNT: Rp600.000 + Rp600.000 = Rp1.200.000
-
Keluarga dengan 2 anak SD + BPNT: Rp225.000 + Rp225.000 + Rp600.000 = Rp1.050.000
Semakin banyak komponen yang dimiliki, semakin besar total bantuan yang diterima.
Mekanisme Penyaluran Bansos: Lewat Bank dan PT Pos
Pemerintah menyalurkan bansos PKH dan BPNT melalui dua mekanisme utama:
-
Bank Himbara: Meliputi Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Penyaluran langsung ke rekening KKS merah putih.
-
PT Pos Indonesia: Khusus untuk lansia, penyandang disabilitas berat, dan masyarakat di daerah terpencil yang sulit mengakses layanan perbankan. Bantuan dapat disalurkan langsung melalui layanan antar ke rumah penerima.
Cara Cek Penerima PKH dan BPNT Juni 2026 via HP
Pemerintah menyediakan dua kanal digital resmi untuk mengecek status penerima bansos secara online.
Kedua metode ini gratis 100% dan dapat dilakukan kapan saja hanya dengan HP dan NIK KTP.
? Metode 1: Melalui Situs Resmi cekbansos.kemensos.go.id
Metode ini paling sederhana karena tidak perlu registrasi akun.