Langkah-langkah:

  1. Buka browser di HP Anda.

  2. Akses link resmi: cekbansos.kemensos.go.id

  3. Masukkan alamat lengkap tempat tinggal (Provinsi ? Kabupaten/Kota ? Kecamatan ? Desa/Kelurahan)

  4. Masukkan nama lengkap sesuai KTP

  5. Isi kode captcha yang muncul. Jika kurang jelas, klik ikon untuk mendapatkan kode baru

  6. Klik tombol "CARI DATA"

Hasil yang akan muncul:

  • Nama penerima

  • Jenis bantuan sosial (PKH, BPNT, atau keduanya)

  • Status pencairan ("YA" atau "TIDAK")

  • Periode penyaluran bansos (April–Juni 2026)

Tanda bantuan sudah cair: Munculnya status pencairan "YA" saat pengecekan menandakan penerima sudah masuk dalam daftar penyaluran bansos dan dana bantuan sedang atau telah disalurkan.

? Metode 2: Melalui Aplikasi "Cek Bansos"

Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis di Play Store (Android) atau App Store (iOS).

Langkah-langkah:

  1. Unduh aplikasi "Cek Bansos" dari toko aplikasi resmi.

  2. Untuk pengguna baru: Pilih "Buat Akun", lengkapi semua data diri (nama lengkap, NIK, alamat, email, password), lalu unggah swafoto (selfie) sambil memegang KTP dan foto KTP.

  3. Klik tombol "Buat Akun Baru".

  4. Jika diminta verifikasi email, buka kotak masuk untuk melakukan tahapan tersebut.

  5. Setelah login, buka menu "Profil".

  6. Pada data profil akan muncul jenis bantuan yang diterima serta status pencairan bansos.

Peringatan Penting untuk KPM

  1. Waspada Penipuan: Jangan pernah memberikan data pribadi seperti PIN, nomor rekening, KTP, atau kode OTP kepada siapapun yang mengaku dari pihak bank atau pemerintah. Seluruh proses pencairan bansos tidak dipungut biaya sepeser pun.

  2. Domain Resmi: Pastikan Anda hanya mengakses situs dengan domain go.id dan informasi resmi dari Kementerian Sosial.

  3. Jangan Percaya Hoaks: Informasi tentang bantuan penebalan Rp400.000 yang disebut-sebut akan cair pada Juni 2026 adalah tidak benar dan hanya hoaks.

  4. Cek Berkala, Jangan Berlebihan: Lakukan pengecekan secara wajar untuk menghindari risiko kartu KKS rusak atau tertelan mesin ATM.

  5. Pastikan KKS Aktif: Sebelum melakukan pengecekan, pastikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Anda masih aktif dan dalam kondisi baik. Jika kartu rusak atau hilang, segera laporkan ke bank penerbit untuk penggantian.

Kesimpulan

Pencairan bansos PKH dan BPNT tahap kedua (periode April–Juni 2026) telah memasuki fase paling masif di awal Juni 2026.

Bank Himbara—khususnya BSI dan Mandiri—telah mulai mentransfer saldo ke rekening KKS, sementara BRI dan BNI juga terus memproses secara bertahap.

Pastikan Anda termasuk dalam prioritas penerima dengan kriteria Desil 1–4 berdasarkan data DTSEN terbaru.

Bagi Anda yang belum terdaftar, jangan berkecil hati—pemerintah telah menambah 475.821 KPM baru pada triwulan II 2026, dan proses pendataan akan terus berlangsung.

Segera cek status Anda melalui situs cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos dengan NIK KTP. Lakukan pengecekan secara bijak dan selalu waspadai potensi penipuan yang mengatasnamakan pemerintah.

Disclaimer: Jadwal dan kebijakan pencairan sewaktu-waktu dapat berubah sesuai keputusan pemerintah. Informasi dalam artikel ini merupakan rangkuman dari berbagai sumber terpercaya dan laporan lapangan per awal Juni 2026. Selalu rujuk pada situs resmi Kemensos untuk informasi terkini dan terverifikasi.