Bungko News – Pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 masih menjadi salah satu hal yang paling dinantikan masyarakat. Meski hingga akhir Juli 2026 pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi, sinyal mengenai dibukanya rekrutmen CPNS tahun ini telah beberapa kali disampaikan oleh pejabat terkait.
Sinyal Positif dari Kepala BKN
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, memberi sinyal positif terkait rencana pelaksanaan seleksi CPNS 2026.
Menurut dia, peluang dibukanya seleksi CPNS tahun ini masih terbuka, meski keputusan akhirnya tetap menunggu arahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).
"Insya Allah jadi tahun ini," ujar Zudan saat menjawab pertanyaan Kompas.com mengenai pengadaan seleksi CPNS 2026, Selasa (28/7/2026).
Pernyataan ini menjadi angin segar bagi jutaan masyarakat yang telah menantikan kepastian rekrutmen ASN di tahun 2026.
Proses Koordinasi dan Perhitungan Formasi
Zudan menjelaskan bahwa saat ini pemerintah masih mematangkan koordinasi untuk seleksi CPNS.
Pemerintah terus menghitung kebutuhan formasi bersama kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
"Kalau kita saat ini sedang mematangkan koordinasi untuk seleksi CPNS. Saya, Bu Menpan, Pak Menteri Keuangan terus mematangkan bersama pemerintah daerah dan kementerian/lembaga. Ini kebutuhannya berapa sedang kita hitung fix-nya,"Â kata Zudan kepada wartawan pada 13 Juli 2026.
Perhitungan formasi dilakukan agar rekrutmen bisa disesuaikan dengan kebutuhan riil masing-masing instansi. Penghitungan itu mutlak dilakukan agar formasi yang dibuka kelak benar-benar efisien dan sesuai kebutuhan.
Nantinya, pengumuman resmi mengenai pelaksanaan seleksi akan disampaikan oleh Menteri PAN-RB setelah seluruh pembahasan rampung.
"Ini sedang kita matangkan dengan Ibu Menpan, nanti beliau yang akan mengumumkan. Yang lain terus kita koordinasikan agar segera bisa kita melaksanakan,"Â ujar Zudan.
Target Formasi 160.000
Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini sempat mengisyaratkan bahwa pemerintah berpeluang membuka sekitar 160.000 formasi CPNS pada 2026.
"Mudah-mudahan, mudah-mudahan,"Â ujar Rini di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Rini menyampaikan, kebutuhan tersebut sejalan dengan jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki masa pensiun sepanjang 2025.
"Kami sudah ada datanya, sekitar 160 ribu, begitu ya,"Â katanya.
Saat itu, Rini juga mengungkapkan bahwa Kementerian PANRB telah mengajukan kebutuhan anggaran kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mendukung pelaksanaan seleksi CPNS 2026.
Pada 12 Maret 2026, Kementerian PANRB menerbitkan Surat Menteri PANRB Nomor B/1553/M.SM.01.00/2026Â tentang Kebutuhan ASN Tahun Anggaran 2026.
Melalui surat tersebut, seluruh instansi pemerintah pusat maupun daerah diminta menyampaikan usulan kebutuhan jumlah dan jenis jabatan ASN.
Tiga Kategori Prioritas
Pemerintah memastikan seleksi CPNS 2026 akan dibuka dengan tiga kategori prioritas, yaitu:
-
Tenaga pendidik (guru dan tenaga kependidikan)
-
Tenaga kesehatan (nakes)
-
PNS umum
Ketiga kelompok ini menjadi fokus utama kebutuhan ASN di berbagai instansi pusat dan daerah.
Fokus Rekrutmen Lain yang Sedang Berjalan
Zudan menyampaikan bahwa sampai saat ini pihaknya masih membuka proses pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Sekolah Rakyat yang masih berlangsung.