Bungko News – Memasuki tahun 2026, sistem data kesejahteraan sosial di Indonesia mengalami perubahan signifikan.

Pemerintah resmi menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data utama penyaluran bantuan sosial (bansos).

Perubahan ini mulai diterapkan sejak terbitnya Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025.

DTSEN tidak hanya memuat data penerima bansos seperti DTKS sebelumnya, tetapi mencakup seluruh data penduduk yang terhubung dengan data kependudukan nasional.

Sistem ini menjadi data satu pintu yang memuat informasi mengenai kondisi sosial dan ekonomi seluruh masyarakat Indonesia.

Hingga Januari 2026, tercatat 289.060.513 individu dan 95.006.179 keluarga dalam basis data DTSEN.

Artikel ini akan membahas secara lengkap cara cek desil DTSEN melalui link resmi BPS, pengecekan bansos Kemensos, serta informasi terbaru mengenai Program Indonesia Pintar (PIP) 2026.

1. Apa Itu Desil DTSEN?

Desil adalah klasifikasi tingkat kesejahteraan masyarakat yang terintegrasi dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Desil dibagi ke dalam 10 tingkatan, di mana masyarakat yang masuk desil 10 dianggap memiliki kondisi ekonomi paling mampu atau mapan, sedangkan desil 1 adalah kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

Berdasarkan Keputusan Menteri Sosial (Kepmensos) Nomor 22/HUK/2026, peringkat kesejahteraan dalam DTSEN disusun ke dalam 10 kelompok atau desil.

Penting untuk dipahami bahwa desil menunjukkan posisi relatif tingkat kesejahteraan suatu keluarga dibandingkan keluarga lainnya dalam basis data DTSEN, bukan berdasarkan batas nominal pengeluaran tertentu.

Kementerian Sosial menegaskan bahwa tabel “Sistem Desil Terbaru 2026” yang mengaitkan desil dengan nominal pengeluaran tertentu yang beredar di media sosial bukan merupakan informasi resmi yang diterbitkan pemerintah.

Arti Desil 1-10:

Desil Keterangan
Desil 1 Kelompok 10% masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah
Desil 2 Kelompok miskin
Desil 3 Kelompok hampir miskin
Desil 4 Kelompok rentan miskin
Desil 5 Kelompok menuju kelas menengah
Desil 6-8 Kelompok menengah
Desil 9-10 Kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi

Secara umum, bantuan sosial diprioritaskan untuk masyarakat pada Desil 1–4, sementara Desil 9–10 umumnya tidak menjadi prioritas penerima bansos.

2. Link dan Cara Cek Desil DTSEN

Pengecekan desil DTSEN dapat dilakukan melalui dua kanal resmi: website BPS dan website Kemensos.

A. Melalui Website DTSEN Form BPS

Langkah-langkah mengecek desil DTSEN melalui laman resmi BPS:

  1. Buka browser, lalu masukkan link https://dtsen-form.bps.go.id

  2. Setelah terbuka, tekan tombol 'Lainnya'

  3. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) 16 digit sesuai KTP di kolom yang tersedia

  4. Lengkapi kode CAPTCHA yang muncul

  5. Pastikan NIK dan CAPTCHA benar, lalu klik 'Cek Data'

  6. Apabila NIK terdaftar di DTSEN, akan muncul pop-up 'NIK ditemukan pada basis data DTSEN'

  7. Klik 'Tutup' pada pop-up, kemudian tekan tombol 'Cek Desil'

  8. Masukkan tanggal lahir dan CAPTCHA, lalu klik 'Cari Data'

  9. Website akan menampilkan pop-up informasi desil dari NIK yang dicek

Link alternatif yang juga dapat digunakan: https://dtsen-form.bps.go.id/login

B. Melalui Website Cek Bansos Kemensos

Pengecekan desil juga dapat dilakukan melalui laman resmi Kementerian Sosial:

  1. Akses web Cek Bansos Kemensos melalui tautan https://cekbansos.kemensos.go.id/ 

  2. Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP

  3. Ketik kode CAPTCHA yang muncul di layar. Jika kode tidak jelas, dapat meminta kode lain

  4. Tekan tombol 'Cari Data'

  5. Website akan menampilkan nama, desil, dan status penyaluran 3 jenis bansos, yakni Program Sembako/BPNT, PKH, dan PBI-JK

C. Melalui Aplikasi Cek Bansos